PENTINGNYA MELAKUKAN FUMIGASI PADA KANDANG AYAM

Ayam broiler saat ini sangat populer dipelihara oleh peternak di Indonesia karena pertumbuhannya yang cepat dan menguntungkan. Ayam broiler sangat berkontribusi besar dalam pasokan daging yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia setiap hari. Namun, pertumbuhannya yang cepat tersebut menyebabkan ayam broiler sangat rentan terkena penyakit. Penyakit ini datang dari berbagai faktor lingkungan atau faktor lalu lintas seperti keluar masuk pegawai, serangga yang dapat membawa penyakit, serta dari manajemen pemeliharaan yang kurang baik. Untuk dapat meminimalisir terjadinya bibit penyakit di dalam kandang, maka para peternak perlu melakukan fumigasi pada kandang ayam. Apa itu fumigasi?


Fumigasi merupakan metode pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan zat kimia atau senyawa alami yang diuapkan menjadi gas atau asap yang dapat membunuh atau mengendalikan organisme berbahaya di dalam lingkungan kandang. Istilah fumigasi merupakan gabungan dari bahasa inggris yaitu gabungan antara kata “fume” yang berarti asap, serta “mitigation” yang berarti usaha untuk mengendalikan risiko. Fumigasi dilakukan dengan tujuan yaitu untuk membunuh atau membasmi organisme berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit pada ayam serta mengurangi resiko penyebaran penyakit di dalam kandang. 


Sebelum melakukan proses fumigasi hal utama yang perlu diperhatikan yaitu mengidentifikasi masalah kesehatan pada ayam, setelah masalah diidentifikasi, pemilihan bahan fumigan perlu sesuai dengan kebutuhan serta pastikan bahan yang dipakai aman untuk ayam dan lingkungan kandang. Sebelum melakukan fumigasi, pastikan kandang dalam keadaan kosong dan bersih serta tertutup rapat. Setelah itu, fumigasi dilakukan dan pastikan mencakup keseluruhan sudut di kandang. Agar fumigasi menjadi efektif, kandang diisolasi (tidak boleh masuk) oleh siapapun selama dua sampai tiga hari. Umumnya fumigasi dilakukan selama masa istirahat kandang.


Manfaat melakukan fumigasi di dalam kandang yaitu dapat mengendalikan penyebaran penyakit di dalam kandang, peningkatan kualitas udara untuk kesehatan ayam serta membantu meningkatkan performa ayam karena berkurangnya resiko penyakit. Selain itu, metode ini sudah bisa ramah lingkungan. Hal ini didukung dengan semakin banyak bahan fumigan modern yang ramah lingkungan dan tidak menyebabkan pencemaran lingkungan. Hal yang perlu diperhatikan oleh peternak adalah perlua dilakukan rotasi atau pergantian bahan fumigan untuk mencegah hama, parasit dan bibit penyakit menjadi resisten terhadap bahan kimia tertentu.


Selain melakukan fumigasi, kebersihan serta kualitas peralatan kandang perlu diperhatikan. Salah satunya yaitu tempat pakan ayam yang perlu diperhatikan kebersihan serta kualitasnya agar membantu peternak dalam mencegah penyebaran penyakit melalui tempat pakan. Kualitas serta bahan yang digunakan pada tempat pakan juga berpengaruh terhadap kesehatan ayam. Maka, pemilihan tempat pakan ayam perlu dilakukan secara teliti dengan mencari supplier penjual tempat pakan ayam otomatis berkualitas tinggi sehingga membantu meningkatkan produktivitas ayam karena peralatan merupakan salah satu penunjang dalam kesuksesan beternak ayam.  



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENTINGNYA DATA RECORDING HARIAN PADA PETERNAKAN AYAM

CULLING PADA AYAM BROILER

PENTINGNYA MEMAHAMI FASE PRE STARTER, STARTER, DAN FINISHER PADA AYAM BROILER