PENTINGNYA DATA RECORDING HARIAN PADA PETERNAKAN AYAM

Salah satu kunci keberhasilan dalam proses pemeliharaan ayam yaitu penerapan manajemen kandang yang baik. Salah satu komponen penting dalam manajemen yang baik adalah aktivitas pencatatan performa pemeliharaan atau yang umum dikenal dengan istilah recording. Recording merupakan proses pencatatan data terkait dengan aktivitas dan kondisi ayam secara rutin (harian) dimulai saat periode pemeliharaan sampai panen. 


Data recording biasanya berupa tabel recording yang berisi semua parameter yang berkaitan dengan pemeliharaan. Data-data yang dicatat seperti data produksi, kesehatan, dan manajemen. Data-data recording tersebut antara lain jumlah populasi ayam, tingkat kematian (mortalitas/deplesi), konsumsi pakan (feed intake) dan jumlah pemberian pakan, pertambahan bobot badan harian (pbbh), kondisi lingkungan (suhu dan kelembaban), program kesehatan (program vaksinasi, pemberian obat-obatan), riwayat kesehatan (medical record) serta stok barang (pakan, sekam serta sarana dan prasarana penunjang lainnya).


Data recording memiliki beberapa manfaat bagi peternakan ayam antara lain sebagai berikut:


  • Mengevaluasi Manajemen Pemeliharaan

Recording menjadi penting karena data–data yang berhasil dikumpulkan dapat dijadikan bahan evaluasi baik untuk periode pemeliharaan yang sedang berlangsung maupun untuk periode pemeliharaan selanjutnya. Kendala seperti tidak tercapainya berat badan, maka dapat dilakukan evaluasi dengan melihat data recording pemeliharaan. Pada saat bobot ayam tidak tercapai maka dapat dilihat serta melakukan evaluasi melalui data recording. Apabila feed intake tidak mencapai standar maka perlu melakukan evaluasi untuk mengetahui penyebabnya. 


  • Keperluan Sarana Produksi

Data recording mencangkup ketersediaan peralatan kandang seperti tempat pakan ayam dan tempat minum ayam, peternak perlu memperhatikan kualitas serta kebersihan kandang secara rutin. Pemilihan supplier penjual tempat pakan unggas perlu diperhatikan untuk kualitas serta harga, karena hal ini akan berpengaruh terhadap performa ayam. Selain itu, ketersediaan pakan dapat dibantu dengan data recording agar ketersediaan konsumsi pakan akurat. Hal ini bertujuan dalam pengelolaan pakan yang lebih efisien.


  • Monitoring Kesehatan Dengan Tepat

Recording data membantu peternak dalam mengetahui status kesehatan ayam di dalam kandang. Hal ini dapat membantu peternak dalam mencegah penyebaran penyakit dengan lebih cepat. Pada saat ayam mengalami penurunan konsumsi pakan ataupun gejala lainnya, peternak dapat melakukan pemeriksaan untuk memberikan penanganan serta mencari penyebabnya. 


  • Penerapan biosekuriti lebih terkontrol

Kegiatan pemeriksaan kandang atau flok yang akan dilakukan akan lebih tepat apabila melihat data recording yang sudah ada. Peternak dapat mengetahui kandang mana yang diduga terserang penyakit dan kandang yang sehat. Sehingga pegawai kandang akan melakukan pengecekan dimulai dari kandang ayam sehat, baru ke kandang ayam diduga sakit. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CULLING PADA AYAM BROILER

PENTINGNYA MEMAHAMI FASE PRE STARTER, STARTER, DAN FINISHER PADA AYAM BROILER