Perbedaan Sirkulasi Udara Kandang Ayam

 


Sirkulasi Udara pada Kandang Terbuka
Kandang terbuka atau biasa disebut open house berupa kandang panggung atau postal. Untuk kandang terbuka yang sangat konvensional, sirkulasi udara hanya mengandalkan buka tutup tirai kandang dan angin yang berembus dari luar.Namun karena hanya dengan mengandalkan buka tutup tirai yang masuk dari luar kandang, maka kandang terbuka terutama tipe postal, sangat rentan terpapar kadar amonia yang tinggi. Jadi untuk memperlancar sirkulasi udara tipe kandang terbuka, baik postal maupun panggung, sebaiknya ditambahkan kipas pendorong. Sehingga terjadi pergerakan secara mekanik, dengan mekanisme mendorong angin menjauh dari arah kipas. Pergerakan tersebut menyebabkan terjadinya mekanisme pergerakan angin yang disebut juga dengan positive pressure. Dengan menggunakan kipas angin, maka kecepatan dan pola aliran udara di dalam kandang dapat diprediksi oleh peternak. Sehingga, perpindahan kalor atau panas dari dalam keluar kandang dapat berlangsung secara cepat. Laju pertukaran udara dipengaruhi oleh luas total bukaan, arah bukaan, kecepatan angin dan perbedaan suhu antara di dalam dan di luar kandang. Manajemen ventilasi berpengaruh terhadap pengendalian kalor di dalam kandang. 
Sirkulasi Udara pada Kandang Tertutup
Sistem pergerakan udara tipe kandang tertutup atau biasa disebut closed house umumnya menggunakan sistem tunnel. Sistem ini membuat udara segar ditarik dari luar kandang menggunakan kipas yang berada di ujung lorong kandang, karena kipas dalam closed house bertipe tunnel itu berfungsi untuk menyedot angin segar sekaligus membuang udara pengap yang ada di dalam kandang, maka disebut juga negatif pressure. Sirkulasi udara pada model kandang tunnel dihasilkan oleh tekanan negatif yang dihasilkan oleh exhaust fan. Tekanan negatif ini menyebabkan udara masuk ke dalam lorong atau kandang melalu inlet (tempat masuk udara) yang berada berseberangan dengan exhaust fan. Biasanya, alat itu berada di sisi kiri dan kanan kandang. Semakin besar kapasitas exhaust fan, maka tekanan dalam kandang akan semakin besar. Hal ini tentu harus diimbangi dengan inlet yang memadai.
Selain berfungsi untuk mengganti udara kotor di dalam kandang, pergerakan udara yang ditarik oleh kipas melalui inlet juga dapat memberikan efek dingin bagi ternak.Semakin cepat pergerakan udara, maka suhu aktual yang dirasakan oleh ternak yang ada di dalam kandang akan semakin dingin. Maka dalam mengatur settingan hidup dan mati (intermitten) kipas dalam kandang, jangan hanya terpaku pada suhu ruangan kandang, perhatikan juga kecepatan angin dari kipas, bukaan inlet,  serta berapa lama kipas tersebut dinyalakan. Semakin besar usia ayam maka rasa dingin terhadap pergerakan udara akan semakin rendah.Setiap kenaikan 5% kelembapan akan meningkatkan 1oC suhu udara yang dirasakan. Pendingin atau cooling system merupakan bagian yang dapat ditambahkan pada ventilasi tunnel. Cooling system ini berfungsi untuk mendinginkan suhu udara dalam kandang jika rasa dingin oleh pergerakan udara yang dihasilkan oleh exhaust fan belum mencapai suhu yang diharapkan. Cooling system ini berupa spray cooling atau pad cooling.
Lihat tempat jual kipas kandang ayam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENTINGNYA DATA RECORDING HARIAN PADA PETERNAKAN AYAM

CULLING PADA AYAM BROILER

PENTINGNYA MEMAHAMI FASE PRE STARTER, STARTER, DAN FINISHER PADA AYAM BROILER