Tempat Minum Ayam Sesuai Umurnya

Saat ini berbagai tempat minum yang banyak dijual di pasaran sudah didesain khusus sesuai umur ayam. Misalnya saja untuk anak ayam (DOC), tempat minum yang biasa dipakai adalah tempat minum ukuran kecil seperti tempat minum dengan kapasitas tampung 600 ml – 2 liter air. Hal ini karena bibir piringan tempat minum tersebut tidak lebar sehingga DOC tidak akan masuk dan mandi di dalamnya.
Setelah anak ayam mulai tumbuh sekitar berumur 2 minggu, penggunaan tempat minum ukuran kecil tersebut menjadi tidak efektif lagi, karena airnya harus sering diisi ulang. Untuk itu, penggunaan tempat minum dengan ukuran lebih besar seperti tempat minum 1 galon, 2 galon atau tempat minum semi otomatis. Namun peternak juga bisa memakai tempat minum 1 galon, 2 galon atau tempat minum semi otomatis sejak DOC, tapi peternak harus meletakkan batu kelerang di piringannya untuk menghindari anak ayam masuk dan terendam dalam air. Pilihan lainnya, jika peternak tidak ingin repot mengganti jenis tempat minum sesuai umur ayam, maka peternak bisa menggunakan nipple drinker (tempat minum otomatis) sejak DOC.
Lihat supplier tempat minum ayam.
Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam penggunaan tempat minum ayam, yaitu
Ketinggian tempat minum
Untuk ketinggian tempat minum manual dan semi otomatis, sebaiknya atur agar bagian tepi piringan tempat minum sama dengan tinggi punggung anak ayam ketika berdiri normal. Tempat minum dapat digantung agar mepermudah proses penyesuaian dengan ketingian yang harus selalu dicek setiap hari sesuai pertumbuhan ayam untuk meminimalkan kontaminasi. Sedangkan untuk tempat minum nipple, ketinggiannya disesuaikan dengan tinggi ayam, di mana ayam harus mendongakkan kepalanya membentuk sudut 35-45o terhadap nipple dan kaki harus datar ke lantai. Tubuh ayam justru tidak boleh membungkuk untuk mencapai ujung nipple.
Level air minum
Mengenai level/jumlah air yang seharusnya ada di tempat minum, usahakan ketinggian air pada saat DOC hingga berumur 7 hari, berjarak 0,5 cm dari ujung atas bibir piringan tempat minum. Kemudian secara bertahap jaraknya semakin meningkat hingga kedalaman air dari dasar tempat minum hanya 1,25 cm (sekitar sedalam kuku ibu jari) setelah umur 7 hari. Sedangkan pada tempat minum nipple, level air minum bergantung pada tekanan air yang direkomendasikan masing- masing produsen nipple.
Terakhir rutinlah melakukan pembersihan terhadap tempat minum.
Untuk mesin manual, cucilah setiap hari kemudian rendam dengan larutan disinfektan setiap 3-4 hari sekali.
Untuk mesin semi otomatis dan nipple lakukan flushing menggunakan tekanan 1,5-3,0 bar atau dengan nyemprotkan air dari pompa air langsung ke paralon. Waktu pelaksanaan flushing adalah 1 menit setiap 30,3 m pipa atau paralon air.
Komentar
Posting Komentar