Sistem Ventilasi Kandang Ayam

Sistem Tunnel Ventilation

Sistem tekanan negatif dengan menggunakan kipas exhaust yang menggerakkan angin dari dalam ke luar kandang yang terletak di salah satu ujung kandang. Udara segar masuk di ujung yang satunya dan melewati inlet yang bisa diatur tinggi rendahnya untuk memberikan tekanan yang sesuai dengan kipas yang digunakan. Kandang dengan sistem ini harus cukup kedap udara kecuali untuk desain lubang masuk. Perbedaannya adalah semua udara masuk ke bagian depan kandang dan bergerak keluar melalui kipas angin di sisi yang paling belakang.

Untuk menghasilkan sirkulasi udara yang baik menggunakan sistem tunnel, ada beberapa komponen yang harus diperhatikan beberapa komponen tersebut yaitu kipas angin yang dibutuhkan untuk menggerakkan udara melalui gedung, saluran masuk dan keluar udara, serta satu set kontrol (termostat, sensor dan timer) untuk mengatur pengoperasian kipas angin.
Peralatan yang kokoh dan berkualitas tinggi harus digunakan saat beroperasi dalam kondisi buruk.
Lihat jual alat kandang ayam broiler
Secara umum, pilihlah kipas yang berukuran besar daripada yang berukuran terlalu kecil untuk memasok ventilasi yang dibutuhkan. Kipas menentukan laju pertukaran udara, tetapi keseragaman distribusi udara terutama bergantung pada lokasi, desain, dan penyesuaian saluran masuk udara. 
Termostat atau (sensor suhu) biasanya dikombinasikan dengan sensor waktu interval atau sensor suhu minimum dan maksimum. Termostat yang saling berhubungan dengan pengatur waktu menggantikan sistem saat diperlukan lebih banyak ventilasi untuk menghilangkan panas berlebih. Relai diperlukan untuk melindungi motor dan termostat ketika sekelompok kipas harus dikontrol secara bersamaan oleh satu termostat atau timer.
Sistem Positive Pressure
Sistem tekanan positif menggunakan kipas untuk mendorong udara ke dalam gedung dan menciptakan tekanan positif. Perbedaan tekanan menyebabkan udara bergerak, keluar melalui kisi-kisi atau saluran keluar lain yang disediakan. 
Sistem ini sangat mudah diadopsi bagi peternak kandang terbuka dengan populasi yang tidak terlalu banyak. Peternak dengan kandang terbuka dan hanya mengandalkan tirai untuk mengatur udara di dalam kandang. Jika lokasi kandang tersebut berada di tempat yang memiliki karakter suhu yang relatif tinggi dan minim ppergerakan udara, maka menggunaan kipas pendorong dalam kandang sangat bermanfaat untuk mengganti udara yang ada di dalam kandang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENTINGNYA DATA RECORDING HARIAN PADA PETERNAKAN AYAM

CULLING PADA AYAM BROILER

PENTINGNYA MEMAHAMI FASE PRE STARTER, STARTER, DAN FINISHER PADA AYAM BROILER