Pertimbangan Memilih Tempat Minum Ayam


Tempat minum ayam merupakan salah satu peralatan kandang yang paling diperlukan dalam peternakan ayam. 
Tempat minum ayam terbagi menjadi dua sistem yaitu sistem terbuka dan tertutup, dengan berbagai jenis tempat minum seperti manual, semi otomatis dan otomatis. Untuk sistem air minum terbuka ayam minum dari wadah yang. terbuka sedangkan untuk air minum tertutup adalah mengalirkan air lewat pipa. Lihat jual tempat minum unggas

Berikut lima pertimbangan dalam memilih tempat minum bagi ayam:

  1. Tempat minum ayam harus terbuat dari bahan yang tidak beracun, tidak mudah pecah, dan tidak bereaksi dengan bahan kimia.
  2. Kemudahan ayam untuk minum.
  3. Kemudahan instalasi untuk pemasangan, perawatan dan pembersihan.
  4. Tempat minum ayam dengan warna yang menarik untuk ayam.
  5. Biaya investasi untuk tempat minum ayam.  

Selanjutnya ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam penggunaan tempat minum ayam, yaitu:

  1. Ketinggian tempat minum : 

    Ketingian tempat minum ayam harus selalu dicek setiap hari dan disesuaikan dengan pertumbuhan ayam untuk meminimalkan kontaminasi. Untuk menyesuaikan, maka tempat minum harus digantung. Sedangkan untuk tempat minum nipple, ketinggiannya disesuaikan dengan tinggi ayam, di mana ayam harus mendongakkan kepalanya membentuk sudut 35-45o terhadap nipple dan kaki harus datar ke lantai. Tubuh ayam justru tidak boleh membungkuk untuk mencapai ujung nipple.

  2. Level air minum

    Level atau jumlah air yang seharusnya ada di tempat minum untuk ayam saat DOC hingga berumur 7 hari diusahakn berjarak 0,5 cm dari ujung atas bibir piringan tempat minum. Kemudian setelah ayam berumur 7 hari secara bertahap tingkatkan kedalam air dari dasar tempat minum sekitar 1,25 cm. Sedangkan pada tempat minum nipple, level air minum bergantung pada tekanan air yang direkomendasikan masing- masing produsen nipple sesuai dengan cara instalasinya lihat jual tempat minum unggas.

  3. Pembersihan terhadap tempat minum dilakukan secara rutin. Untuk tempat minum manual dicuci setiap hari dan direndam dalam larutan disinfektan setiap 3-4 hari sekali.  Sedangkan untuk mencuci TMAO dan nipple, lakukan flushing menggunakan tekanan 1,5-3,0 bar atau dengan nyemprotkan air dari pompa air langsung ke paralon. Waktu pelaksanaan flushing adalah 1 menit setiap 30,3 m pipa atau paralon air. Dengan semua pembersihan itu, tempat minum apapun akan awet dan tahan lama jika dirawat dengan benar. Salam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENTINGNYA DATA RECORDING HARIAN PADA PETERNAKAN AYAM

CULLING PADA AYAM BROILER

PENTINGNYA MEMAHAMI FASE PRE STARTER, STARTER, DAN FINISHER PADA AYAM BROILER