Pemberian Pakan Ayam Petelur


Pemberian pakan ayam petelur harus disesuaikan dengan umur ayam. Umur ayam dibagi menjadi 3 periode:

1. Starter (anak ayam): umur 0-4 minggu.

Pada periode starter pakan harus selalu tersedia karena pada periode starter pertumbuhan ayam sangat cepat sehingga konsumsi pakan harus tinggi. Pemberian paka idealnya adalah 4-9 kali sehari, namun agar mudahnya pakan disediakan sepanjang hari. 

2. Grower (masa pertumbuhan): umur 4-16 minggu.

3. Layer (masa produksi telur): umur 16 minggu ke atas.

Para periode grower dan layer pakan diberikan 2 sampai 3 kali sehari. Pakan diberikan pagi dan sore atau pagi, sore, dan malam karena waktu-waktu tersebut adalah saat dimana suhu lingkungan nyaman bagi ayam. Di waktu sore dan malam ayam makannya lebih banyak, maka pakan diberikan lebih banyak juga pada sore dan malam. Berikan pakan di pagi hari sebanyak 30-40% dan 60-70% di sore hingga malam. Pakan diberikan misalnya setiap jam 07.00 dan 15.00. Atau setiap jam 07.00, 15.00, dan 21.00 setiap harinya.

Lihat wadah pakan ayam.

Perlu diketahui bahwa:

  • Penting untuk disiplin memberi makan ayam layer tepat waktu di jam yang sama, agar ayam tidak menjadi stres.
  • Sediakan air minum yang bersih sepanjang hari, karena jika ayam minumnya rendah maka konsumsi pakan juga rendah.
  • Pemberian pakan harus kurang dari tinggi tempat pakan, untuk menghindari pakan tercecer. Kerugian pakan tercecer ini jika dihitung per harinya cukup tinggi.
  • Pakan crumble diberikan pada periode starter dan grower.
  • Pada periode layer diberikan pakan tepung karena lebih hemat biaya. Namun agar konsumsi pakan tetap tinggi sebaiknya dilakukan debeaking (pemotongan ujung paruh).
  • Cuci bersih tempat makan dan minum setidaknya 2-3 kali sehari. Bisa dilakukan sebelum pemberian pakan.
  • Aplikasikan desinfektan pada peralatan makan ayam setiap 3-4 hari sekali.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENTINGNYA DATA RECORDING HARIAN PADA PETERNAKAN AYAM

CULLING PADA AYAM BROILER

PENTINGNYA MEMAHAMI FASE PRE STARTER, STARTER, DAN FINISHER PADA AYAM BROILER