Lebih Menguntungkan Ayam Petelur atau Ayam Pedaging

Ada 2 jenis ternak ayam yang ada di Indonesia, yaitu ayam layer (telur) dan juga pedaging (potong) dan keduanya sama sama menguntungkan.  


Dari segi modal, ayam broiler menggunakan modal lebih sedikit dibanding ayam layer. Modal yang harus dikeluarkan untuk beternak ayam broiler adalah bibit Day Old Chicken dan juga kandang sedangkan untuk ayam layer harus ditambah biaya vaksin untuk menghindari dari penyakit. Dari segi perawatan, ayam broiler bisa dikatakan membutuhkan pakan yang berprotein lebih tinggi dibandingkan dengan ayam layer, tetapi jangka waktu panen yang pendek membuat pakan ayam broiler tidak terlalu banyak. Berbeda dengan ayam layer yang membutuhkan pakan 120 gram per harinya untuk 1 ekor ayam dengan jangka waktu panen hingga 24 bulan.
Sebelum datang DOC, bersihkan kandang, alat-alat harus komplit, semua disiapkan dengan baik. Kalau ada yang sakit ayamnya dipisahkan, vaksinasi, diberi pengobatan,i.

Untuk peternak ayam broiler disarankan bermitra dengan industri agar pemasarannya lebih terjamin sedangkan untuk ayam layer yang bisa dilakukan secara mandiri dan tidak bermitra.
Ayam broiler setahun dapat panen hingga 6 kali dan bisa 4 kali mendapatkan keuntungan, tetapi juga masih bisa mengalami kerugian hingga 2 kali, sebab sektor ayam pedaging sudah dikuasai oleh pabrikan. Berbeda dari ayam broiler yang bermitra sehingga dapat dengan mudah mendapatkan pasar, ayam layer kebanyakan dilakukan secara mandiri, sehingga seluruh biaya pakan hingga pemasaran harus dipikirkan sendiri oleh peternak.

Bila dikatakan mana yang lebih untung, sebenarnya keduanya punya keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Namun,beternak ayam layer lebih stabil harganya dibandingkan dengan ayam pedaging.

Lihat distributor tempat pakan otomatis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENTINGNYA DATA RECORDING HARIAN PADA PETERNAKAN AYAM

CULLING PADA AYAM BROILER

PENTINGNYA MEMAHAMI FASE PRE STARTER, STARTER, DAN FINISHER PADA AYAM BROILER