Kesalahan Dalam Memberi Pakan Ayam Pedaging


Berikut beberapa kesalahan pemberian pakan pada ayam pedaging, yaitu:

1. Terlalu Banyak

Memberi pakan yang terlalu banyak tidak menjamin ayam pedaging tumbuh dengan baik dan memiliki tubuh yang sehat, justru memberi pakan terlalu banyak tidak baik untuk kegiatan operasional karena hanya akan membuat pakan bersisa dan terbuang sia-sia dan pengeluaran operasional kandang meningkat. Lebih baik berikan pakan sedikit namun dengan intensitas yang sering. Untuk mempermudah kita bisa menggunakan tempat pakan ayam otomatis. Lihat jual tempat pakan ayam otomatis ayam.

2. Jadwal Tidak Teratur

Pemberian pakan yang tidak teratur membuat ayam menjadi tidak nafsu makan, sehingga konsumsi pakan cenderung sedikit dan membuat perkembangan ayam menjadi lambat. Lebih baik berikan pakan sesuai dengan jadwal sehingga ayam memiliki nafsu makan yang stabil sehingga bobot tubuh ayam dapat meningkat dengan pesat. Ayam yang memiliki nafsu makan stabil juga cenderung memiliki sistem imun dan tumbuh kembang yang baik sehingga berpengaruh terhadap kualitas dan kandungan dagingnya.

3. Nutrisi Yang Tidak Sesuai 

Ayam memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda pada setiap periode pertumbuhannya. Sangat penting bagi para peternak untuk tahu kebutuhan nutrisi ayam sesuai periode tumbuh kembangnya. Pada fase starter, ayam pedaging membutuhkan protein sekitar 23% dengan energi metabolisme (3200 kkal per kilogram), sedangkan pada fase grower ayam membutuhkan protein sekitar 20% dengan energi metabolisme (3200 kkal per kilogram), dan fase finisher membutuhkan protein sekitar 18% dengan energi metabolisme (3200 kkal per kilogram).

4. Tidak Dipisah

Sebaiknya memisahkan antara ayam jantan dan betina di dalam kandang untuk efisiensi pakan karena ayam jantan cenderung mengonsumsi pakan lebih banyak daripada ayam betina yang menyebabkan ayam betina tidak mendapatkan pakan yang cukup karena kalah persaingan dengan ayam jantan.

5. Perbandingan yang Tidak Sesuai

Pentingnya menyesuaikan luas kandang dengan jumlah ayam yang akan diternakan sehingga mencegah kandang yang terlalu padat. Peternak juga harus menentukan perbandingan jarak tempat pakan di dalam kandang agar distribusi pakan merata.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENTINGNYA DATA RECORDING HARIAN PADA PETERNAKAN AYAM

CULLING PADA AYAM BROILER

PENTINGNYA MEMAHAMI FASE PRE STARTER, STARTER, DAN FINISHER PADA AYAM BROILER