Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Kandang Terbuka
Buatlah atap dengan tipe monitor karena bentuk ini baik untuk pertukaran udara sehingga pembuangan gas beracun seperti H2S, NH3 dan CO2 bisa lebih maksimal. Lalu, gunakan asbes, genting, seng, ijuk, atau alumunium foil sebagai atap. Pilih bahan atap yang bisa disesuaikan dengan lokasi kandang untuk menjaga suhu dan kelembaban kandang serta ketersediaan bahan dan dana. Kemiringan atap yang pas adalah antara 30-40o, agar air bisa cepat turun dan tidak menggenang di atap untuk menghindari air masuk ke dalam kandang.
2. Dinding
Untuk kandang postal atau panggung tunggal tinggi minimal adalah1,8m sedangkan untuk kandang tinggi, tinggi minimal untuk dinding bawah adalah 2 dan dinding atas adalah 1,7m. Dinding bisa dibuat menggunakan bambu atau kawat dengan didukung tiang yang kokoh terbuat dari bambu, kayu, atau cor.
3. Lebar Kandang
Kandang panggung memiliki lebar maksimal 8m, sedangkan untuk kandang postal lebar maksimalnya 7m. Jika kandang dekat gawir atau terhalang tebing, lebar maksimal menjadi 6m dengan jarak minimal kandang dengan tebing 8m. Usahakan tinggi tebing jangan melebihi setengah dari tinggi kandang dengan drainase yang baik.
4. Jarak Antar Kandang
Jarak antar kandang minimal satu lebar kandang yang diukur dari bagian terluar kandang dan usahakan antara kandang tidak ada tanaman yang akan menghalangi sirkulasi udara.
5. Arah Kandang
Kandang mengarah membujur barang ke timur agar kandang mendapatkan sinar matahari yang cukup, tetapi tidak langsung mengenai ayam. Kandang yang mengarah bujur utara ke selatan akan mengakibatkan cahaya matahari terlalu banyak masuk ke dalam kandang.
6. Kepadatan Kandang
Target panen ayam ukuran besar (lebih dari 1,8 kg) dengan kepadatan 6-7 ekor per m2. Sedangkan, untuk target panen ayam ukuran sedang (1,4-1,8 kg) dengan kepadatan sebesar 8 ekor per m2. Terakhir, untuk target panen ayam ukuran kecil (0,8-1,5 kg) dengan kepadatan sebesar 9-12 m2.
Lihat harga tempat minum ayam.

Komentar
Posting Komentar